TpCoGpCiTfO9GpY6GpOpBSdlTA==

1,56 Juta Liter Sehari! Begini Arab Saudi Kelola Air Zamzam di Haramain

Air Zamzam di Masjidil Haram

KABARHI.ID - Air Zamzam menjadi salah satu bagian penting dalam pelayanan jamaah dan peziarah di Masjidil Haram, Makkah, serta Masjid Nabawi, Madinah. Untuk memastikan kebutuhan tersebut terpenuhi, Arab Saudi terus mengembangkan sistem penyediaan dan distribusi air Zamzam yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Saudi Press Agency (SPA) melaporkan, perhatian terhadap pengelolaan air Zamzam telah dimulai sejak era Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al Saud, Raja Pendiri Arab Saudi. Sistem yang awalnya mengandalkan metode tradisional kemudian berkembang dengan memanfaatkan teknologi dan kemampuan modern.

Dari Tradisional ke Sistem Modern

Perkembangan pengelolaan air Zamzam menjadi bagian dari upaya pelayanan terhadap Haramain dan para peziarah. Di bawah pemerintahan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, perhatian terhadap pelayanan tersebut terus dilanjutkan.

Sistem operasional yang diterapkan saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan air. Layanan tersebut mencakup distribusi air Zamzam kepada pengunjung, perawatan wadah air, pengelolaan titik-titik minum, pembersihan, hingga proses pembotolan.

Perkembangan teknologi digunakan untuk mendukung berbagai tahapan tersebut. Pengalaman yang terakumulasi selama puluhan tahun kemudian dipadukan dengan kemampuan modern untuk menjaga kualitas serta kelancaran distribusi air Zamzam bagi jamaah dan peziarah.

Konsumsi Capai 1,56 Juta Liter per Hari

Skala layanan air Zamzam terlihat dari kebutuhan pada periode padat di Haramain. Konsumsi air Zamzam disebut mencapai sekitar 1.560.000 liter per hari untuk memenuhi kebutuhan jamaah dan peziarah.

Untuk menunjang distribusi tersebut, Haramain memiliki sekitar 40.000 wadah air Zamzam. Sementara itu, lebih dari 1.530 pekerja terlibat dalam berbagai layanan yang berkaitan dengan penyediaan dan pelayanan air Zamzam.

Jumlah tersebut menunjukkan besarnya sistem operasional yang diperlukan untuk memastikan jamaah dan peziarah dapat memperoleh air Zamzam selama berada di kawasan dua masjid suci.

Perawatan Berlanjut dari Generasi ke Generasi

Pengelolaan air Zamzam terus berkembang mengikuti perubahan kebutuhan jamaah. Dari sistem tradisional pada masa Raja Abdulaziz, pengelolaannya kemudian mengalami perkembangan pada pemerintahan raja-raja Saudi berikutnya hingga menggunakan sistem yang didukung teknologi modern.

Upaya tersebut menjadi bagian dari pelayanan yang lebih luas terhadap Haramain. Penyediaan air Zamzam tidak hanya menuntut ketersediaan air, tetapi juga sistem distribusi, kebersihan, wadah, titik minum, serta pembotolan yang mampu melayani jumlah jamaah dan peziarah dalam skala besar.

Dengan menggabungkan pengalaman selama puluhan tahun dan teknologi modern, Arab Saudi terus mempertahankan sistem pelayanan air Zamzam di Haramain. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga pelayanan bagi jamaah dan peziarah yang datang ke dua masjid suci. (Sumber: Saudi Press Agency (SPA)

Komentar0

Type above and press Enter to search.