
Wali Kota Sabang menghadiri pelantikan pengurus GEKRAFS tingkat kabupaten/kota se-Aceh di Kota Sabang, Jumat (9/10/2026).
Harapan itu disampaikan Wali Kota Sabang dalam sambutannya pada pelantikan
pengurus GEKRAFS tingkat kabupaten/kota se-Aceh di Sabang, Jumat (9/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota menyambut kehadiran Ketua Umum BPP
GEKRAFS, Kawendra Lukistian, bersama jajaran pengurus nasional dan perwakilan
pengurus dari berbagai daerah di Aceh. Ia juga mengapresiasi terbentuknya
kepengurusan organisasi tersebut di tingkat kabupaten dan kota.
Menurut pesan yang disampaikan dalam sambutannya, keberadaan GEKRAFS di
daerah perlu diikuti kerja nyata yang dapat dirasakan pelaku ekonomi kreatif.
Organisasi diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu
mendorong perkembangan usaha melalui program yang sesuai dengan kebutuhan
anggotanya.
Aceh memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan menjadi produk
bernilai ekonomi. Kerajinan, kuliner, fesyen, hingga karya yang mengangkat
budaya dan kearifan lokal berpeluang menjadi sumber pendapatan sekaligus
membuka kesempatan usaha bagi masyarakat.
Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan promosi dan akses pasar agar
dapat berkembang. Karena itu, koordinasi antara pengurus GEKRAFS tingkat
nasional, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi salah satu faktor penting untuk
mempertemukan pelaku usaha dengan peluang kerja sama yang lebih luas.
Pelantikan di Sabang juga diwarnai hujan setelah cuaca panas selama kegiatan
berlangsung. Dalam sambutannya, Wali Kota memaknai hujan tersebut sebagai
rahmat dari Allah SWT dan berharap membawa keberkahan bagi masyarakat Aceh.
Ke depan, kepengurusan yang baru dilantik diharapkan mampu menyusun program
terarah dan berkelanjutan. Hasil kerja organisasi nantinya dapat dilihat dari
manfaat yang diterima pelaku usaha, termasuk terbukanya peluang pemasaran,
berkembangnya produk, dan terbangunnya kemitraan antardaerah.
Di Sabang, pengembangan ekonomi kreatif juga memiliki peluang untuk
terhubung langsung dengan sektor pariwisata. Produk kerajinan, kuliner khas,
dan karya lokal dapat menjadi bagian dari pengalaman wisata sekaligus memberi
kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi dari kunjungan
wisatawan.
Komentar0