
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam memaparkan pelaksanaan keterbukaan informasi publik di hadapan Komisi Informasi Aceh di Banda Aceh, Kamis (8/10/2026)
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengatakan,
perkembangan teknologi perlu dimanfaatkan untuk mempercepat penyampaian
informasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Hal itu disampaikannya saat memaparkan pelaksanaan
Keterbukaan Informasi Publik di hadapan Komisi Informasi Aceh di Banda Aceh,
Kamis (8/10/2026) sore.
Dalam pemaparan tersebut, Pemko Sabang menunjukkan
sejumlah upaya digitalisasi informasi yang telah dijalankan. Di antaranya
melalui situs Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), media sosial,
integrasi laman resmi pemerintah kota dengan PPID, serta penyediaan dokumen
informasi publik dalam format digital.
Melalui berbagai kanal tersebut, masyarakat diharapkan
dapat menemukan informasi yang dibutuhkan secara lebih praktis. Akses daring
juga menjadi alternatif bagi warga yang ingin mengetahui program pemerintah
atau memperoleh dokumen publik tanpa harus mendatangi kantor terkait.
Zulkifli menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak cukup
diukur melalui angka dan capaian yang tercantum dalam laporan pemerintah.
Menurutnya, hasil pembangunan juga harus terlihat dari kemudahan masyarakat
mendapatkan pelayanan dan mengakses informasi.
“Pembangunan itu pada akhirnya bukan hanya soal angka yang
kita tampilkan dalam laporan. Yang paling penting, bagaimana pelayanan kepada
masyarakat semakin baik, akses informasi semakin terbuka, dan masyarakat bisa
melihat lebih banyak peluang untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujar Zulkifli.
Ia menilai keterbukaan informasi bukan semata-mata
kewajiban administratif pemerintah, melainkan bagian dari pelayanan yang harus
dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, informasi publik perlu
disampaikan dengan bahasa yang jelas dan melalui saluran yang mudah dijangkau.
“Keterbukaan informasi ini bukan sekadar kewajiban. Ini
bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kita ingin informasi yang
dibutuhkan masyarakat bisa tersedia dengan mudah, cepat, dan jelas,” kata
Zulkifli.
Selain mengoptimalkan kanal digital, Pemko Sabang juga
mendorong keterlibatan media, komunitas, dan masyarakat dalam penyebarluasan
informasi. Kolaborasi tersebut diharapkan membantu memperluas jangkauan
informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan dan layanan publik.
Dalam kegiatan itu, Zulkifli didampingi Kepala Dinas
Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian serta Kepala Bagian Prokopim
Setdako Sabang. Presentasi tersebut turut dihadiri jajaran Komisi Informasi
Aceh.
Komentar0