![]() |
| Ketua DPRK Sabang Magdalaina menyoroti pentingnya keandalan pasokan listrik untuk mendukung iklim investasi dan kegiatan usaha di Kota Sabang. |
Ketua DPRK Sabang, Magdalaina, menilai kebutuhan listrik yang stabil penting
seiring berkembangnya berbagai kegiatan usaha di daerah kepulauan tersebut.
Keandalan pasokan energi turut memengaruhi kelancaran operasional penginapan,
restoran, pusat kuliner, hingga layanan yang bergantung pada sektor pariwisata.
Bagi pelaku usaha, gangguan listrik berpotensi menambah biaya operasional
dan menghambat pelayanan kepada pelanggan. Kondisi ini juga menjadi salah satu
pertimbangan bagi calon investor ketika menilai kesiapan infrastruktur suatu
daerah sebelum menanamkan modal.
Selain listrik, investor umumnya mempertimbangkan ketersediaan air, jaringan
komunikasi, akses transportasi, serta kemudahan perizinan. Karena itu, kesiapan
infrastruktur dasar perlu berjalan seiring dengan upaya pemerintah daerah
membuka peluang investasi baru.
Magdalaina memandang persoalan kelistrikan perlu menjadi bagian dari
pembahasan pembangunan ekonomi Sabang. Koordinasi antara pemerintah daerah dan
penyedia tenaga listrik diperlukan untuk memetakan kebutuhan energi,
mengantisipasi pertumbuhan permintaan, serta mengidentifikasi wilayah yang
membutuhkan peningkatan layanan.
Dari sisi pengawasan, DPRK Sabang dapat mendorong pembahasan persoalan
tersebut berdasarkan data yang jelas. Informasi mengenai kapasitas pasokan,
kebutuhan listrik pelaku usaha, frekuensi gangguan, dan rencana pengembangan
infrastruktur dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan.
Di tengah kebutuhan energi yang terus berkembang, pemanfaatan sumber energi
alternatif juga dapat dikaji sebagai pilihan jangka panjang. Energi surya,
misalnya, berpotensi menjadi salah satu opsi dengan mempertimbangkan kondisi
geografis Sabang, kebutuhan pengguna, biaya investasi, serta kesiapan jaringan
pendukung.

Komentar0