TpCoGpCiTfO9GpY6GpOpBSdlTA==

Dari Zakat Hingga Rumah Layak Huni Ini Rincian Bantuan Baitul Mal Sabang

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam menghadiri penyaluran zakat dan infaq Masa Haul 2025 Tahun Anggaran 2026 di Aula Pulau Weh, Jumat (9/10/2026)

KABARHI.ID | Sabang - Sebanyak 2.348 kepala keluarga (KK) di Kota Sabang menerima bantuan zakat melalui program Masa Haul 2025 Tahun Anggaran 2026. Total bantuan untuk kelompok fakir dan miskin tersebut mencapai Rp1,3756 miliar.

Selain itu, Baitul Mal Kota Sabang juga menyalurkan bantuan kepada 464 guru pengajian dengan total anggaran sekitar Rp142,58 juta. Di luar penyaluran zakat, dana infaq sebesar Rp3,6 miliar dialokasikan untuk pembangunan 30 unit rumah.

Rincian bantuan tersebut disampaikan dalam kegiatan penyaluran zakat dan infaq di Aula Pulau Weh, Kantor Wali Kota Sabang, Jumat (9/10/2026). Kegiatan itu dihadiri Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam, Wakil Wali Kota Suradji Junus, dan sejumlah unsur pemerintah daerah.

Dari kelompok fakir, sebanyak 672 KK menerima bantuan masing-masing Rp800 ribu. Total dana yang disalurkan untuk kelompok ini mencapai Rp537,6 juta.

Sementara itu, bantuan bagi kelompok miskin diberikan kepada 1.676 KK. Setiap keluarga memperoleh Rp500 ribu dengan total anggaran Rp838 juta.

Bantuan juga diberikan kepada 464 orang yang tergolong fisabilillah, meliputi guru TPA/TPQ, guru diniyah, dan pengajar balai pengajian. Masing-masing menerima Rp307.300 sehingga total alokasi untuk kelompok tersebut mencapai Rp142.587.200.

Jika dijumlahkan, bantuan zakat bagi kelompok fakir, miskin, dan fisabilillah mencapai Rp1.518.187.200. Penyaluran ini ditujukan kepada penerima yang telah memenuhi kriteria berdasarkan ketentuan pengelolaan zakat.

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengatakan, zakat dan infaq memiliki peran sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Selain sebagai bentuk ibadah, dana tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian dan solidaritas di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, penetapan penerima bantuan dilakukan melalui pendataan dan survei oleh Baitul Mal Kota Sabang. Tahapan tersebut diperlukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada pihak yang memenuhi persyaratan.

Karena itu, tidak semua permohonan yang diajukan masyarakat dapat dipenuhi. Zulkifli berharap warga memahami proses verifikasi agar penyaluran zakat tetap berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Untuk menjaga transparansi, bantuan disalurkan secara non tunai melalui transfer dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening masing-masing penerima. Mekanisme ini diharapkan membuat proses penyaluran lebih tertib dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, dana infaq sebesar Rp3,6 miliar dialokasikan untuk pembangunan 30 unit rumah dengan anggaran Rp120 juta per unit. Program tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan dana keagamaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal.

Zulkifli mengapresiasi jajaran Baitul Mal Kota Sabang yang terlibat dalam pengelolaan dan penyaluran bantuan. Ia juga mengajak masyarakat yang telah memenuhi kewajiban zakat untuk terus menunaikannya serta meningkatkan kepedulian melalui infaq dan sedekah demi mendukung kesejahteraan warga.

Komentar0

Type above and press Enter to search.