
Sekda Kota Sabang Andri Nourman saat meninjau penyaluran zakat bagi masyarakat penerima manfaat melalui Bank Aceh Syariah Cabang Sabang.
Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman AP, M.Si., mengatakan
penyaluran zakat dilakukan melalui Bank Aceh Syariah Cabang Sabang dan sejumlah
kantor cabang pembantu untuk menjangkau penerima di beberapa gampong. Proses
penyaluran tersebut berlangsung pada Senin (12/10/2026).
Dalam penyaluran bantuan tunai, penerima dari kategori fakir memperoleh
Rp800 ribu per orang, sedangkan kategori miskin menerima Rp500 ribu per orang.
Penyaluran dilakukan dengan pembagian lokasi pelayanan berdasarkan gampong agar
proses administrasi lebih tertib.
Melalui Bank Aceh Syariah Cabang Sabang, penyaluran mencakup warga Gampong
Kuta Ateuh, Kuta Barat, dan Kuta Timu. Sementara itu, pelayanan melalui kantor
cabang pembantu menjangkau warga Cot Abeuk, Cot Ba U, dan Balohan.
Andri menyebut proses penyaluran berjalan lancar meskipun jumlah penerima
sempat meningkat pada pagi hari. Kesiapan petugas bank membantu mengatur
pelayanan sehingga proses administrasi dan penyerahan bantuan dapat berlangsung
tanpa antrean panjang.
Ia juga mengapresiasi dukungan Bank Aceh dalam pelaksanaan kegiatan
tersebut. Menurutnya, koordinasi antara pihak terkait diperlukan agar bantuan
dapat diterima masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain bantuan tunai, program pembangunan rumah menjadi bagian lain dari
pemanfaatan dana zakat di Sabang. Sebanyak 30 unit rumah baru direncanakan bagi
keluarga penerima manfaat, dengan alokasi anggaran Rp120 juta untuk setiap
unit.
Penetapan penerima zakat dilakukan berdasarkan kategori dan persyaratan yang
telah ditentukan. Prosesnya melibatkan komisioner Baitulmal Kota Sabang, dewan
pengawas, dan sekretariat, termasuk pemeriksaan administrasi serta verifikasi
langsung ke lapangan.
Untuk pembangunan rumah, pencairan anggaran dilakukan secara bertahap
melalui Bank Aceh dengan mempertimbangkan perkembangan pekerjaan. Mekanisme
tersebut diterapkan agar penyaluran dana mengikuti progres pembangunan yang
benar-benar berlangsung.
Tim teknis juga akan memantau pelaksanaan pembangunan hingga selesai.
Pengawasan diperlukan untuk memastikan penggunaan anggaran sesuai ketentuan dan
rumah yang dibangun dapat dimanfaatkan oleh keluarga penerima sebagaimana
tujuan program.
Andri berharap penyaluran zakat tersebut dapat membantu meringankan beban
masyarakat yang membutuhkan. Ia juga berharap pembangunan rumah berjalan baik
sehingga penerima memperoleh tempat tinggal yang layak dan manfaatnya dapat
dirasakan dalam jangka panjang.
Komentar0