
Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus mengajak instansi dan masyarakat berpartisipasi dalam Gerakan Indonesia ASRI-Sabang.
Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus menegaskan, gerakan
tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar tidak sebatas menjadi kegiatan
seremonial. Kebersihan lingkungan, menurutnya, perlu dijaga secara konsisten,
baik di kawasan perkantoran maupun ruang publik.
Ajakan itu dituangkan dalam surat Nomor 400.7.11/3473
tertanggal 6 Oktober 2026. Surat tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat
Edaran Wali Kota Sabang Nomor 400.7.11/1177 tertanggal 12 Maret 2026 tentang
pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI-Sabang.
Sasaran gerakan ini mencakup berbagai unsur, mulai dari
pimpinan TNI dan Polri, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi
vertikal, badan usaha milik daerah (BUMD), perbankan, camat, kepala sekolah dan
madrasah, hingga para keuchik.
Keterlibatan lintas sektor tersebut diharapkan membuat
kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan berlangsung di berbagai kawasan,
bukan hanya di lingkungan kantor pemerintahan. Masyarakat juga didorong
berpartisipasi menjaga kebersihan di sekitar tempat tinggal dan ruang bersama.
Dalam suratnya, Suradji meminta seluruh unsur terkait
menjalankan kegiatan secara teratur sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan
begitu, pemeliharaan lingkungan dapat menjadi kegiatan rutin dan tidak hanya
dilakukan pada waktu-waktu tertentu.
“Sehubungan dengan hal tersebut, diharapkan seluruh
unsur terkait dapat berperan aktif dan melaksanakan kegiatan secara konsisten,
khususnya melalui kegiatan kebersihan dan penataan lingkungan di kantor maupun
ruang publik sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” tulis Suradji dalam
surat tersebut.
Gerakan Indonesia ASRI-Sabang mengusung empat prinsip,
yakni aman, sehat, resik, dan indah. Penerapannya diarahkan pada upaya menjaga
kebersihan sekaligus menata lingkungan agar lebih nyaman digunakan oleh
masyarakat.
Pemko Sabang berharap partisipasi berbagai unsur dapat
menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan. Pemerintah juga
menginginkan gerakan tersebut berlanjut menjadi kebiasaan yang diterapkan di
tempat kerja, sekolah, fasilitas umum, hingga lingkungan permukiman.
Komentar0