
Aktivitas wisatawan di salah satu destinasi unggulan di Kota Sabang saat musim libur, dengan pemerintah daerah memastikan kesiapan fasilitas dan layanan jelang Lebaran.
KABARHI.ID | Sabang – Pemerintah Kota Sabang mulai mematangkan persiapan menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada masa libur Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah langkah pembenahan dilakukan, mulai dari penataan destinasi hingga penguatan pengawasan layanan pariwisata.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susetya, menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh fasilitas dan layanan pendukung dalam kondisi siap menyambut wisatawan.
“Kami telah melakukan pemantauan terhadap berbagai sektor pendukung, mulai dari transportasi, penginapan hingga rumah makan. Semua dipastikan siap melayani wisatawan selama periode libur Lebaran,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Menurutnya, pembenahan tidak hanya menyasar infrastruktur di kawasan destinasi, tetapi juga kualitas pelayanan yang diberikan kepada pengunjung. Pemerintah ingin memastikan pengalaman wisata di Sabang tetap memberikan kesan positif, sehingga mendorong kunjungan ulang di masa mendatang.
Selain kesiapan fasilitas, pemerintah juga memberi perhatian khusus terhadap stabilitas harga layanan wisata. Hingga saat ini, tarif penginapan, rumah makan, dan jasa transportasi dinilai masih terkendali serta sesuai dengan kesepakatan bersama pelaku usaha.
Namun demikian, pengawasan tetap diperketat. Jika ditemukan adanya praktik kenaikan harga yang tidak wajar, wisatawan maupun masyarakat diminta segera melaporkan melalui forum tata kelola pariwisata yang telah disiapkan.
“Kami mengingatkan seluruh pelaku usaha untuk mematuhi standar pelayanan, termasuk transparansi harga. Ini penting agar wisatawan merasa aman dan tidak dirugikan,” tegasnya.
Ia mencontohkan, setiap rumah makan wajib mencantumkan daftar menu lengkap beserta harga sebagai bentuk keterbukaan kepada konsumen. Sementara itu, penyedia jasa transportasi dan rental kendaraan diminta memastikan adanya kesepakatan yang jelas sejak awal transaksi guna menghindari kesalahpahaman.
Di sisi lain, wisatawan juga diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap potensi praktik percaloan. Pengunjung disarankan memastikan seluruh informasi pemesanan layanan, baik transportasi maupun akomodasi, dilakukan secara jelas dan melalui pihak yang terpercaya.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pemerintah Kota Sabang berharap suasana libur Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Kesiapan ini sekaligus menjadi upaya menjaga citra Sabang sebagai salah satu destinasi unggulan di Aceh yang terus berkembang dan diminati wisatawan.[DIRMAN]
Komentar0