TpCoGpCiTfO9GpY6GpOpBSdlTA==

Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Sabang Ingatkan Risiko Longsor di Jalur Wisata

Kondisi salah satu jalur perbukitan di Kota Sabang yang berpotensi rawan longsor saat hujan deras, menjadi perhatian BPBD untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan wisatawan.

KABARHI.ID | Sabang – Pemerintah Kota Sabang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor, terutama di jalur menuju kawasan wisata saat cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sabang, Syachrial, menyebutkan sejumlah ruas jalan yang tergolong rawan dan perlu mendapat perhatian lebih dari pengguna jalan.

Beberapa titik yang dimaksud antara lain jalur Cot Murong, kawasan Tinjau Alam, serta ruas Anoi Itam–Balohan. Ketiga lokasi tersebut memiliki karakteristik geografis berupa lereng perbukitan dengan struktur tanah yang relatif labil.

Menurut Syachrial, kondisi tersebut membuat wilayah itu rentan mengalami longsor, terutama ketika diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu yang cukup lama.

“Curah hujan tinggi dapat memicu pergerakan tanah di beberapa titik. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintas,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Ia menekankan, para pengendara diharapkan selalu memperhatikan kondisi sekitar saat melintasi jalur rawan. Jika menemukan tanda-tanda awal longsor, seperti retakan tanah atau material yang mulai turun ke badan jalan, pengguna jalan diminta segera menjauh dan mencari lokasi yang lebih aman.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. Dalam situasi tertentu, perjalanan sebaiknya ditunda apabila tidak bersifat mendesak guna menghindari risiko kecelakaan.

BPBD Sabang sendiri terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam upaya mitigasi bencana. Peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan, terutama dalam memberikan laporan cepat apabila ditemukan potensi longsor di lapangan.

Langkah antisipatif ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju berbagai destinasi di Sabang. Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan risiko bencana dapat diminimalkan dan keselamatan tetap terjaga.[DIRMAN]

Komentar0

Type above and press Enter to search.