TpCoGpCiTfO9GpY6GpOpBSdlTA==

Hadapi Lonjakan Lebaran, Tiga Kapal Cepat Disiagakan Layani Rute Sabang–Banda Aceh

Kapal cepat Express Bahari bersandar di Pelabuhan Balohan sebelum melayani penumpang rute Sabang–Banda Aceh pada periode mudik Lebaran.

KABARHI.ID | Sabang – Menyambut meningkatnya mobilitas masyarakat pada momen Idulfitri 1447 Hijriah, layanan penyeberangan laut Sabang–Banda Aceh mulai dipersiapkan secara maksimal. PT Pelayaran Sakti Inti Makmur (SIM) Cabang Sabang menyiagakan tiga unit kapal cepat untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode mudik hingga arus balik Lebaran.

Kepala PT SIM Cabang Sabang, Rudi, mengatakan armada yang disiapkan merupakan kapal cepat Express Bahari yang selama ini menjadi andalan masyarakat dalam melakukan perjalanan antarwilayah.

“Untuk menghadapi arus mudik tahun ini, kami mengoperasikan tiga unit kapal cepat. Masing-masing kapal diawaki 11 kru agar pelayanan kepada penumpang tetap optimal,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan, kapal cepat masih menjadi pilihan favorit karena efisiensi waktu tempuh yang ditawarkan. Dalam kondisi normal, perjalanan dari Pelabuhan Balohan menuju Pelabuhan Ulee Lheue dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 45 menit.

Durasi perjalanan yang singkat ini menjadi keunggulan utama, terutama saat periode padat penumpang seperti menjelang Lebaran. Dengan waktu tempuh yang lebih cepat, masyarakat dapat mengatur perjalanan secara lebih efisien tanpa harus menunggu lama di pelabuhan.

Menurut Rudi, tren peningkatan jumlah penumpang biasanya mulai terlihat beberapa hari sebelum hari raya. Kondisi serupa juga terjadi pada masa arus balik, ketika masyarakat kembali dari kampung halaman maupun setelah berlibur di Sabang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susetya, menilai kesiapan armada transportasi laut menjadi faktor krusial dalam mendukung geliat sektor pariwisata daerah.

Ia menekankan bahwa periode libur panjang seperti Idulfitri selalu berbanding lurus dengan peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sabang. Oleh karena itu, dukungan transportasi yang memadai menjadi kunci utama dalam menjaga kenyamanan perjalanan.

“Transportasi laut, baik kapal cepat maupun kapal roro, memiliki peran vital. Dengan pengaturan jadwal dan penambahan trip, wisatawan bisa terlayani dengan baik tanpa harus menunggu lama,” katanya.

Menurutnya, kelancaran akses transportasi akan berdampak langsung terhadap pengalaman wisatawan selama berada di Sabang. Jika akses mudah dan lancar, maka potensi kunjungan ulang maupun promosi dari mulut ke mulut juga akan semakin besar.

Dengan kesiapan armada yang optimal, diharapkan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar. Di sisi lain, momentum ini juga menjadi peluang bagi Sabang untuk terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan barat Indonesia.[DIRMAN]

Komentar0

Type above and press Enter to search.