Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Sabang, Zulfikar, mengatakan fokus pengembangan pariwisata saat ini diarahkan pada penguatan kompetensi masyarakat yang terlibat langsung dalam industri wisata.
Sementara itu, untuk sektor infrastruktur, pemerintah lebih memprioritaskan pemeliharaan dan rehabilitasi ringan terhadap fasilitas yang telah tersedia di berbagai destinasi wisata.
Menurut Zulfikar, peningkatan kualitas SDM menjadi faktor penting dalam menjaga standar pelayanan wisata di Pulau Weh. Karena itu, berbagai program pelatihan terus dilakukan guna memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan potensi wisata daerah.
Program tersebut mencakup pelatihan pemandu wisata, pengembangan ekonomi kreatif, serta pembinaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang tersebar di sejumlah gampong. Kegiatan itu menyasar masyarakat yang selama ini terlibat langsung dalam aktivitas pariwisata.
Peserta pelatihan diprioritaskan berasal dari pelaku wisata yang beroperasi di kawasan objek wisata. Dalam pelaksanaannya, Dinas Pariwisata juga berkoordinasi dengan pemerintah gampong dan Pokdarwis untuk memastikan program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain penguatan kapasitas SDM, pemerintah turut mendorong pengembangan wisata berbasis komunitas dan desa wisata. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat ekonomi pariwisata sehingga tidak hanya terpusat pada kawasan tertentu, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat di berbagai gampong.
Zulfikar menyebut sejumlah gampong di Sabang memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Bahkan, beberapa di antaranya pernah memperoleh pengakuan dalam ajang desa wisata tingkat nasional.
Komentar0