TpCoGpCiTfO9GpY6GpOpBSdlTA==

Ratusan Wisatawan Padati Titik Nol Kilometer Saat Libur Panjang

Rombongan wisatawan berfoto di kawasan Titik Nol Kilometer Indonesia, Sabang. Destinasi ikonik di ujung barat Indonesia tersebut menjadi salah satu tujuan favorit yang ramai dikunjungi.


KABARHI.ID | SabangKawasan Titik Nol Kilometer Indonesia di Kota Sabang dipadati wisatawan selama libur panjang Iduladha 1447 Hijriah. Jumlah pengunjung yang datang ke salah satu ikon wisata nasional tersebut tercatat mencapai 400 hingga 500 orang per hari.

Tingginya kunjungan menunjukkan bahwa Titik Nol Kilometer masih menjadi destinasi favorit wisatawan yang berlibur ke Pulau Weh. Selain wisatawan asal Aceh, pengunjung juga datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk melihat langsung landmark yang menandai titik paling barat wilayah Indonesia.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gampong Iboih, Tarmizi, mengatakan peningkatan kunjungan mulai terlihat sejak awal periode libur panjang dan terus berlangsung hingga akhir pekan.

"Selama masa liburan, jumlah pengunjung yang datang ke Titik Nol Kilometer berkisar antara 400 sampai 500 orang setiap hari. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa," kata Tarmizi.

Menurutnya, kawasan tersebut hampir selalu menjadi salah satu tujuan utama wisatawan yang berkunjung ke Sabang. Selain menikmati suasana alam di kawasan ujung barat Indonesia, pengunjung juga memanfaatkan momen untuk mengabadikan foto di monumen Titik Nol Kilometer.

Salah seorang wisatawan asal Sumatera Utara, Angga, mengaku sengaja memasukkan destinasi tersebut ke dalam agenda perjalanannya selama berada di Sabang.

"Kalau ke Sabang rasanya belum lengkap kalau belum datang ke Titik Nol Kilometer. Ini salah satu tempat yang memang ingin saya kunjungi sejak lama," ujarnya.

Ramainya aktivitas wisata di kawasan tersebut turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pedagang suvenir, pelaku UMKM, penyedia jasa transportasi, hingga pelaku usaha wisata lokal ikut merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung selama musim liburan.

Tingginya angka kunjungan tersebut semakin memperkuat posisi Titik Nol Kilometer sebagai salah satu ikon wisata unggulan di Sabang. Selain memiliki nilai simbolis sebagai penanda wilayah paling barat Indonesia, kawasan ini juga menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata.[DIRMAN]

Komentar0

Type above and press Enter to search.