TpCoGpCiTfO9GpY6GpOpBSdlTA==

Kolaborasi Tiga Lembaga Diperkuat, Kilometer Nol Sabang Disiapkan Jadi Wisata Berbasis Konservasi

 Kolaborasi Tiga Lembaga Diperkuat, Kilometer Nol Sabang Disiapkan Jadi Wisata Berbasis Konservasi

KABARHI.ID | Sabang - Pengelolaan kawasan wisata Tugu Kilometer Nol Sabang kini diperkuat melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Sabang, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh, dan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) guna mendorong pengembangan wisata berkelanjutan yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, Wakil Wali Kota Sabang, Suradji Junus, serta Deputi Komersial dan Investasi BPKS Sabang, Teuku Ardiansyah di Aula Pulau Weh Kantor Wali Kota Sabang, Jumat (8/5).

Kegiatan tersebut turut disaksikan Anggota Komisi IV DPR RI, T. A. Khalid, Dirjen KSDAE Kementerian Kehutanan, Satyawan Pudyatmoko, Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, dan Kepala BPKS, Iskandar Zulkarnain. Kehadiran sejumlah pejabat tersebut menunjukkan dukungan terhadap pengembangan kawasan wisata unggulan di ujung barat Indonesia itu.

Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus menyampaikan bahwa kawasan Kilometer Nol memiliki nilai strategis, baik sebagai ikon nasional maupun destinasi wisata andalan daerah. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terpadu agar tetap terjaga sekaligus mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurutnya, Pemerintah Kota Sabang mendukung penuh langkah penataan kawasan wisata tersebut agar semakin tertib, nyaman, dan ramah bagi wisatawan. Selain itu, konsep pengembangan berbasis konservasi dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara sektor pariwisata dan pelestarian lingkungan.

“Kilometer Nol bukan hanya simbol geografis Indonesia, tetapi juga aset wisata yang harus dijaga bersama. Kami berharap pengembangannya dapat berjalan berkelanjutan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” kata Suradji.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI T.A. Khalid menilai kerja sama tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat tata kelola kawasan wisata Kilometer Nol. Ia berharap kolaborasi lintas lembaga itu dapat meningkatkan daya tarik wisata Sabang sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.[DIRMAN]

Komentar0

Type above and press Enter to search.