![]() |
| Kapal cepat Express Bahari bersandar di Pelabuhan Balohan Sabang yang melayani rute Banda Aceh–Sabang sebagai bagian dari program mudik gratis angkutan laut menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah. |
KABARHI.ID | Sabang – Program mudik gratis angkutan laut untuk menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah kembali digelar pada tahun 2026. Layanan tersebut menggunakan kapal cepat Express Bahari yang dioperasikan oleh PT Pelayaran Sakti Inti Makmur bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Program ini melayani rute Banda Aceh–Sabang pulang pergi (PP) dengan total kuota sebanyak 2.500 tiket bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama periode mudik Lebaran.
Reservasi tiket gratis akan mulai dibuka pada 8 Maret 2026 pukul 09.00 WIB dan dilakukan secara daring melalui aplikasi Express Bahari Mobile hingga kuota yang tersedia habis.
Manager Operasional PT Pelayaran Sakti Inti Makmur Cabang Sabang, Rudi, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang ingin pulang kampung saat Lebaran.
Selain itu, program mudik gratis juga diharapkan dapat mengurangi lonjakan penumpang pada jalur transportasi laut selama masa arus mudik.
“Program mudik gratis ini merupakan kerja sama dengan Kementerian Perhubungan. Kami menyediakan kuota sebanyak 2.500 tiket untuk rute Banda Aceh–Sabang pulang pergi,” ujar Rudi, Rabu (4/3/2026).
Ia menjelaskan untuk rute Banda Aceh menuju Sabang tersedia enam jadwal keberangkatan, yakni pada 15, 16, 17, 22, 23, dan 24 Maret 2026 dengan waktu keberangkatan pukul 08.00 WIB.
Sementara itu, untuk rute Sabang menuju Banda Aceh dijadwalkan pada 15, 16, dan 17 Maret 2026 pukul 08.00 WIB serta keberangkatan berikutnya pada 24, 26, dan 28 Maret 2026 pukul 14.30 WIB.
Program mudik gratis tersebut berlaku untuk kelas executive dengan kuota terbatas dan hanya dapat dipesan secara online melalui aplikasi Express Bahari Mobile.
Dalam proses pemesanan, calon penumpang diwajibkan melampirkan identitas berupa KTP atau Kartu Keluarga. Dalam satu Kartu Keluarga maksimal dapat mendaftarkan empat orang penumpang.
Rudi juga mengingatkan bahwa data identitas penumpang harus sesuai dengan data yang dimasukkan saat pemesanan tiket.
Jika ditemukan ketidaksesuaian data pada saat proses verifikasi, maka reservasi tiket dapat dibatalkan secara otomatis oleh sistem.
Selain itu, penumpang diwajibkan melakukan proses check-in secara online satu hari sebelum keberangkatan.
Namun apabila tidak memungkinkan, proses check-in juga dapat dilakukan langsung di kantor pelayanan sehari sebelum jadwal keberangkatan.
Pihak operator juga menegaskan bahwa tiket mudik gratis tersebut tidak boleh diperjualbelikan, dipindahtangankan, maupun diuangkan kembali.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sabang, Husaini, menyambut baik program mudik gratis yang digagas oleh Kementerian Perhubungan tersebut.
Menurutnya, program ini sangat membantu masyarakat yang ingin pulang kampung saat Lebaran sekaligus mendukung kelancaran mobilitas penumpang antara Banda Aceh dan Sabang.
“Kami menyambut baik program mudik gratis ini karena sangat membantu masyarakat yang ingin melakukan perjalanan saat Lebaran,” kata Husaini.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut dengan bijak serta memastikan data yang diinput saat pemesanan tiket sesuai dengan identitas yang dimiliki.
Dinas Perhubungan Kota Sabang juga akan terus berkoordinasi dengan pihak operator kapal serta instansi terkait guna memastikan kelancaran dan keselamatan penumpang selama masa angkutan Lebaran.
Melalui program ini diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih mudah, aman, dan nyaman.[DIRMAN]

Komentar0