TpCoGpCiTfO9GpY6GpOpBSdlTA==

Ditata Ulang, Tugu Kilometer Nol Sabang Ditutup Sementara hingga 16 Maret 2026

Suasana kawasan Tugu Kilometer Nol Indonesia yang ditutup sementara selama proses penataan di wilayah Taman Wisata Alam Pulau Weh.

KABARHI.ID | Sabang – Akses kunjungan ke ikon wisata Tugu Kilometer Nol Indonesia untuk sementara waktu ditutup. Kebijakan ini diberlakukan sebagai bagian dari upaya penataan kawasan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh guna meningkatkan kualitas destinasi unggulan di ujung barat Indonesia tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susetya, menyampaikan bahwa penutupan telah dimulai sejak 6 Maret 2026 dan direncanakan berlangsung hingga 16 Maret 2026. Selama periode tersebut, wisatawan tidak dapat mengakses kawasan yang berada dalam wilayah Taman Wisata Alam Pulau Weh.

“Untuk sementara kunjungan ke Tugu Nol Kilometer ditutup karena sedang dilakukan pekerjaan penataan kawasan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia menjelaskan, sejumlah pekerjaan yang dilakukan meliputi pembersihan area serta penertiban lingkungan di sekitar lokasi. Penataan ini dinilai penting mengingat kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu titik dengan tingkat kunjungan tertinggi di Sabang, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Menurut Harry, pembenahan ini bukan sekadar perawatan rutin, melainkan bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan standar pelayanan destinasi wisata. Setelah dibuka kembali, kawasan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengunjung.

Selain aspek estetika, faktor keamanan juga menjadi perhatian dalam proses penataan. Pemerintah bersama pengelola kawasan ingin memastikan bahwa fasilitas dan lingkungan sekitar benar-benar siap menerima lonjakan wisatawan, terutama menjelang musim liburan.

“Penutupan ini bagian dari upaya optimalisasi pelayanan, termasuk peningkatan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan,” tambahnya.

Sebagai informasi, Tugu Kilometer Nol Indonesia terletak di bagian barat Pulau Weh, tepatnya di kawasan Gampong Iboih Ujong Ba’u. Lokasinya berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Sabang dan dikenal sebagai penanda geografis titik paling barat Indonesia.

Destinasi ini setiap tahun selalu menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen di titik nol kilometer Indonesia, sekaligus menikmati panorama laut lepas yang khas. Ke depan, hasil penataan kawasan ini diharapkan semakin memperkuat posisi Sabang sebagai destinasi wisata unggulan di Tanah Air.[DIRMAN]

Komentar0

Type above and press Enter to search.