
Ketua DPRK Sabang, Magdalaina (tengah), menyampaikan komitmen lembaga legislatif dalam mengawal pengembangan dan promosi sektor pariwisata agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.
KABARHI.ID | Sabang – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Sabang menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata agar menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Lembaga legislatif menilai potensi wisata yang dimiliki Sabang perlu dikelola secara lebih terarah melalui kebijakan yang kuat dan strategi promosi yang efektif.
Ketua DPRK Sabang, Magdalaina, mengatakan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan kekayaan alam semata. Menurutnya, pengelolaan destinasi harus dibarengi dengan strategi branding yang jelas serta kebijakan yang mampu memperkuat daya saing Sabang sebagai destinasi wisata.
Ia menilai peran DPRK penting dalam memastikan kebijakan dan penganggaran di sektor pariwisata benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengembangan sektor tersebut, kata dia, harus dirancang dengan visi jangka panjang sehingga potensi yang ada tidak berhenti sebatas wacana pembangunan.
“Setiap program pengembangan pariwisata harus memberikan dampak nyata, baik terhadap peningkatan kunjungan wisatawan maupun terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Magdalaina, Kamis (15/1/2026).
Magdalaina juga menyoroti pentingnya strategi promosi yang dilakukan secara terencana dan konsisten. Menurutnya, promosi wisata Sabang perlu memanfaatkan kekuatan visual, kekayaan budaya, serta identitas lokal sebagai daya tarik utama.
Di sisi lain, ia menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas kreatif dalam memperkuat promosi wisata. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci agar Sabang mampu bersaing dengan berbagai destinasi lain di Aceh maupun tingkat nasional.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, DPRK Sabang juga akan mengevaluasi berbagai program promosi dan pengembangan destinasi yang dijalankan pemerintah daerah. Hal itu dilakukan agar kebijakan yang diambil tetap relevan dengan kebutuhan pasar wisata dan mengikuti perkembangan tren pariwisata modern.
Magdalaina menambahkan, citra Sabang sebagai kota wisata juga sangat dipengaruhi oleh kualitas lingkungan, penataan kawasan, serta konsistensi dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal. Karena itu, DPRK mendorong adanya kebijakan terpadu yang tidak hanya fokus pada promosi, tetapi juga pada kebersihan kota, penataan ruang, serta pemberdayaan masyarakat.[CS]
Komentar0