Curah hujan semakin tinggi mengakibatkan debit air di sejumlah desa terus meluap.
KABARHI.ID I Meureudu - Banjir susulan kembali merendam sejumlah desa dalam kabupaten Pidie Jaya.
Banjir susulan tersebut disebabkan itensitas hujan yang tinggi sejak pagi Rabu (24/12) mengakibatkan sejumlah DAS di daerah itu kembali meluap.
Luapan air DAS seperti DAS Kreung Meureudu, kembali merendam sejumlah Desa yang belum pulih dari rasa trauma akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Pidie Jaya 26 November 2025 lalu.
Hasil monitor situasi dan kondisi disejumlah lokasi banyak desa kembali direndam banjir dengan ketinggian air mencapi 50 cm lebih.
Adapun desa tersebut diantaranya adalah Kecamatan Meurah Dua, terdiri dari Desa Dayah Usen, Desa Meunasah Mancang, Desa Dayah Kruet, Meunasah Raya, Desa Blang Cut, Desa Buangan.
Untuk Kecamatan Meureudu, desa yang terendam banjir yakni, Desa Beurawang, Desa Meunasah Lhok, Desa Kuta Trieng, Desa Grong-Grong dan Desa Mesjid Tuha dusun Lhoknga.
Sementara Kecamatan Bandar Dua antara lain, Desa Jeulanga, Alue Keutapang, Paya Pisang Klat, Alue Me, Alue Sane, Babah Krueng, Blang Kuta, Drien Tujoh
"Desa-desa tersebut kembali dilanda banjir susulan. Desa di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, arus banjir yang kembali melanda cukup kecang," sebut Kepala BPBD Pidie Jaya Muhammad Nur.
Dihimbau kepada masyarakat yang berada di seputaran DAS dalam Kubupaten Pidie Jaya untuk siaga waspada. Karena curah hujan masih terus terjadi dan kepada masyarakat sudah bisa berjaga-jaga mencari tempat yang lebih tinggi dan aman. (Handa)

Komentar0